Tahun 2026
Balita dengan tinggi badan menurut umur (TB/U) sangat di bawah standar; prioritas utama intervensi gizi spesifik.
| KATEGORI | NILAI / RENTANG |
|---|---|
| SANGAT PENDEK | Z < −3 |
| PENDEK | −3 ≤ Z < −2 |
| NORMAL | −2 ≤ Z ≤ +3 |
| TINGGI | Z > +3 |
Percepatan Pencegahan Stunting
Masalah gizi pada balita merupakan masalah Kesehatan Masyarakat yang masih tergolong tinggi di Indonesia, baik yang bersifat akut maupun kronis. Stunting atau anak pendek berdasarkan umur merupakan salah satu indikator kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan asupan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. UPT Puskesmas Kecamatan Selopuro berkomitmen melakukan pemantauan terpadu sebagai upaya percepatan pencegahan stunting di delapan desa wilayah kerja melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif yang berkelanjutan.
Sumber: UNICEF 1997 · IFPRI 2016 · BAPPENAS 2018
Distribusi balita berdasarkan kategori tinggi badan menurut umur (TB/U)
Balita dengan tinggi badan menurut umur (TB/U) sangat di bawah standar; prioritas utama intervensi gizi spesifik.
| KATEGORI | NILAI / RENTANG |
|---|---|
| SANGAT PENDEK | Z < −3 |
| PENDEK | −3 ≤ Z < −2 |
| NORMAL | −2 ≤ Z ≤ +3 |
| TINGGI | Z > +3 |
Balita dengan tinggi badan menurut umur di bawah standar; perlu pemantauan & intervensi rutin.
| KATEGORI | NILAI / RENTANG |
|---|---|
| SANGAT PENDEK | Z < −3 |
| PENDEK | −3 ≤ Z < −2 |
| NORMAL | −2 ≤ Z ≤ +3 |
| TINGGI | Z > +3 |
Peta interaktif · 8 Desa · 2026